.
Share this Post:

Lionel Messi Tak Perlu Berteriak untuk Menunjukkan Kekuatan Kepemimpinannya

MATAHARI Teluk Persia membakar aspal Al Tarfa. Di dalam aula asrama pria Qatar University yang dialihfungsikan menjadi markas tertutup tim nasional Argentina, pendingin udara bekerja dengan konstan. 

Jam dinding digital menunjukkan pukul 12.58. Ruang makan komunal itu luas dengan meja-meja kayu panjang tertata rapi di bawah lampu neon yang datar. 

Di salah satu sudut meja, seorang pria yang bertubuh terkesan ringkih duduk sendirian. Ia mengenakan celana pendek dan kaus latihan resmi Albiceleste. Ia sedang menunggu jarum jam melompat ke angka 13.00 tepat.

Pria itu Lionel Messi.

Di luar ruangan, para pemain muda Argentina mulai berjalan mendekati koridor ruang makan. Mereka melihat sang kapten sudah berada di dalam, dua menit sebelum jadwal makan siang resmi dimulai. 

Tidak ada instruksi lisan yang keluar dari mulut Messi. Tidak ada pesan teks di grup WhatsApp tim yang berbunyi agar para pemain datang tepat waktu. Namun, kehadiran Messi di ruang makan itu seakan membuat pemain Argentina berdisiplin layaknya pasukan militer di bawah komando sunyi.  


Baca selengkapnya...