Sepak Bola Internasional

Misi Xabi Alonso untuk Menghancurkan Kutukan Neverkusen

Saat pertama kali datang pada Oktober 2022, tugas pertama Xabi Alonso di Bayer Leverkusen jauh dari hingar-bingar kejayaan. Saat itu, dia mengemban misi minimalis: menghindarkan Leverkusen dari jerat degradasi. Saat ini, Alonso mampu melakukan transformasi luar biasa, menjadikan Leverkusen tim dengan permainan terbaik di Jerman.

Rizaldy Prasetya

Berbakat Renang, Badminton, tapi Rasmus Hojlund Pilih Ronaldo dan Manchester United

Kecintaan Rasmus Hojlund pada Manchester United yang sudah tertanam sejak kecil ini bermula ketika dia berusia 5 tahun. Tepatnya pada 2008 ketika Manchester United melakoni final Liga Champions melawan Chelsea.

Gemma Fahry

Romeo Lavia yang Selalu Percaya dengan Diri Sendiri

Meski Southampton terdegradasi, bukan berarti pamor Romeo Lavia turun begitu saja. Lavia menjadi salah seorang pemain yang laris manis di pasar bursa transfer. Chelsea dan Liverpool sangat meminatinya.

Iqbal AR

Karena Bruno Fernandes Terlalu Mencintai Sepak Bola

Tidak jarang Bruno Fernandes diingatkan oleh gurunya di sekolah, bahwa sepak bola bukanlah mimpi yang harus dikejar, susah untuk dijangkau, terlalu idealis.

Ignasius En Gedi

Patah Hati karena Chelsea yang Membuat Declan Rice Lebih Kuat

Declan Rice bergabung dengan akademi Chelsea sejak usianya 8 tahun. Selama enam tahun dia menjadi bagian dari program akademi Chelsea. Dia sempat menjadi ballboy di Stamford Bridge.

Ignasius En Gedi

Impian Sandro Tonali Jadi Bandiera AC Milan Tinggal Mimpi

”Saya tahu apa yang saya lalui untuk sampai ke sini, dan saya tidak akan pernah membuat kesalahan dengan pergi (meninggalkan Milan). Saya bermimpi menjadi 'bandiera' di Milan,” ujar Sandro Tonali.

Iqbal AR

DarkLight