.
Share this Post:

Mikel Arteta, Pohon Zaitun, dan Anjing Labrador

SEGALA sesuatu tentang Mikel Arteta Amatriain dimulai dari kebisingan ombak di Playa de la Concha. Lahir pada 26 Maret 1982 di San Sebastian, wilayah Basque yang keras namun puitis, Arteta tidak mengenal sepak bola melalui karpet hijau yang empuk. 

Ia mengenalnya melalui pasir pantai yang tidak stabil dan selokan-selokan kota di distrik Antiguo.

Di sana, Arteta memintal koneksi dengan tetangganya, Xabi Alonso. Bermain di atas pasir memaksa otot-otot kecil di pergelangan kaki mereka untuk beradaptasi, menciptakan koordinasi motorik halus yang luar biasa.

Di pantai itulah, Arteta dan Xabi belajar bahwa bola adalah entitas yang harus dijinakkan dengan presisi ekstrem. Jika Anda bisa melepaskan operan akurat di atas gundukan pasir yang ditiup angin laut, Anda bisa melakukannya di mana saja.


Baca selengkapnya...