.
Share this Post:

Tangisan dan Kekalahan yang Mengubah Cara Pandang Akane Yamaguchi

’’RAYAKANLAH sedikit,” kata seorang reporter tepi lapangan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) kepada Akane Yamaguchi. Permintaan tersebut hadir setelah Akane menjadi juara turnamen puncak akhir tahun, BWF World Tour Finals 2022 di Bangkok, Thailand.

Perkataan sang reporter malah membuat Akane kebingungan. Dia terkesan salah tingkah. Instruksi “rayakanlah sedikit” kelihatan lebih sulit dilakukan dibandingkan saat dia mengayunkan raket atau menjawab pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Dengan malu-malu, Akane memberikan senyum simpul sambil mengangkat tangan. Tangan itu tidak mengepal utuh. Tidak pula terbuka. Namun, sebuah tangan yang sedang memegang botol air kemasan yang hampir habis.

Akane seharusnya bisa lebih ekspresif dalam merespons kemenangan hebatnya atas unggulan kedua asal Taiwan Tai Tzu-ying pada partai final itu. Sebab, Akane telah bersusah payah menundukkan Tai dengan skor sangat ketat 21-18 dan 22-20. Apalagi, gelar BWF Tour Finals melengkapi prestasi raksasa Akane sepanjang tahun ini. Sebelumnya, Akane menjadi juara All England dan Kejuaraan Dunia.

Ya begitulah Akane, sosok pemalu yang sebenarnya hidup dalam dunia yang penuh kegembiraan.


Baca selengkapnya...